Senin, 27 Februari 2012

Menguak Tema rahasia windows 7

Saat Pertama kali instalasi windows 7 kita akan ditanya negara tempat kita tinggal dan bahasa yang kita gunakan. Ternyata pengguna dari beberapa negara akan dapat tema khusus dari negaranya. Misalnya, negara yang dimasukkan adalah Australia. Nantinya kita memilih tema bernuansa Australia untuk Windows-suara khas, wallpaper, dan suara pendukung lain.
Semua tema unik itu ternyata disalin pada saat instalasi. Hanya saja tema-tema tersebut tidak semuanya ditampilkan. Asal tahu saja DVD Windows 7 edisi bahasa inggris yang beredar di Indonesia mengandung tema Australia, Kanada, Afrika selatan,Inggris Raya, dan Amerika Serikat.
Tak ada indonesianya sich. Tapi kalau kamu mau tau gimana tema-tema yang ada, berikut cara–caranya:
1.       Buka Windows Explorer. Klik menu “Organize > Folder and Search Options”.
2.       Di jendela folder Options klik tab “View”. Di tab View, pilih “Show hidden files, folders and drives”.
3.       Hilangkan tanda centang di depan “Hide protected operating system files (Recomended)”. Saat menghilangkan tanda cek ini anda akan mendapatkan jendela peringatan. Jawab “Yes”. Klik “OK” untuk menutup jendela  Folder Options.
4.       Di jendela Windows Explorer, masuklah ke C:\Windows\Globalization\MCT. Disitu ada folder MCT-AU, MCT-CA, MCT-GB, MCT-US, dan MCT-ZA. Setiap folder berisi satu file tema.
5.       Buka folder MCT-AU lalu masuklah ke sub folder Theme. Didalamnya ada file AU berekstensi “theme”. File ini mengandung instalasi tema Australia. Klik ganda file itu untuk menginstalnya. Kita akan langsung merasakan perubahannya sesaat setelah instalasi. Nuansa Windows akan langsung berubah ala Australia dan Control Panel Personalisasi bakal muncul.
6.       Ulangi langkah “5” untuk setiap folder atau folder yang temanya mau dipakai saja. Sekedar informasi, folder MCT-CA menyimpan tema Canada, folder MCT-GB menyimpan tema inggris, MCT-US menyimpan tema Amerika Serikat, dan folder MCT-ZA menyimpan tema Afrika Selatan.
7.       Klik lagi menu “Organize” > “Folder and Search Options”.
8.       Di jendela Folder Options klik tab “View”. Di tab View pilih “Don’t show  hidden files, folders, and drives”. Berikan tanda centang di depan opsi “Hide protected operating system (Recomended)”. Saat menghilangkan tanda centang ini, kita akan dihadapkan pada jendela peringatan, jawab “Yes”. Klik “OK” untuk mengembalikkan setting folder seperti semula.
9.       Tutup Windows Explorer. 
10.   Sekarang klik kanan dekstop dan pilih Personalize. Sekarang, tema – tema rahasia telah muncul dan Anda tinggal memilih tema mana yang anda sukai. Sekali klik tema, nuansa Windows akan langsung berubah baik itu warna, wallpaper, suara, dan sebagainya.

Semoga Bermanfaat :D


Senin, 20 Februari 2012

Sedikit Tentang Motherboard

Motherboard alias mainboard alias system board, ketiganya mengacu pada satu barang yang sama, yakni sebuah papan sirkuit dan panel-panel elektronik yang menggerakan system PC secara keseluruhan. Secara prinsip, sebuah motherboard terdiri atas beberapa bagian yakni system CPU (prosesor), sirkuit clock/timing, Ram, Cache, ROM BIOS, I/O port seperti port serial, port pararel, slot ekspansi, prot IDE. 

Rabu, 08 Februari 2012

"Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana"

Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.

Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi. Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”

Sekarang, pagi-pagi ia sudah pamit ke kantor karena harus menyiapkan beberapa dokumen rapat. Ia pamit saat aku berada di kamar mandi. Aku memang sengaja tidak mengingatkannya tentang ulang tahun perkawinan kami. Aku ingin mengujinya, apakah ia ingat atau tidak kali ini. Nyatanya? Aku menarik napas panjang.

Heran, apa sih susahnya mengingat hari ulang tahun perkawinan sendiri? Aku mendengus kesal. Aa’ memang berbeda dengan aku. Ia kalem dan tidak ekspresif, apalagi romantis. Maka, tidak pernah ada bunga pada momen-momen istimewa atau puisi yang dituliskan di selembar kertas merah muda seperti yang sering kubayangkan saat sebelum aku menikah.

Sedangkan aku, ekspresif dan romantis. Aku selalu memberinya hadiah dengan kata-kata manis setiap hari ulang tahunnya. Aku juga tidak lupa mengucapkan berpuluh kali kata I love you setiap minggu. Mengirim pesan, bahkan puisi lewat sms saat ia keluar kota. Pokoknya, bagiku cinta harus diekspresikan dengan jelas. Karena kejelasan juga bagian dari cinta.

Aku tahu, kalau aku mencintai Aa’, aku harus menerimanya apa adanya. Tetapi, masak sih orang tidak mau berubah dan belajar? Bukankah aku sudah mengajarinya untuk bersikap lebih romantis? Ah, pokoknya aku kesal titik. Dan semua menjadi tidak menyenangkan bagiku. Aku uring-uringan. Aa’ jadi benar-benar menyebalkan di mataku. Aku mulai menghitung-hitung waktu dan perhatian yang diberikannya kepadaku dalam tiga tahun perkawinan kami. Tidak ada akhir minggu yang santai. Jarang sekali kami sempat pergi berdua untuk makan malam di luar. Waktu luang biasanya dihabiskannya untuk tidur sepanjang hari. Jadilah aku manyun sendiri hampir setiap hari minggu dan cuma bisa memandangnya mendengkur dengan manis di tempat tidur.

Rasa kesalku semakin menjadi. Apalagi, hubungan kami seminggu ini memang sedang tidak baik. Kami berdua sama-sama letih. Pekerjaan yang bertumpuk di tempat tugas kami masing-masing membuat kami bertemu di rumah dalam keadaan sama-sama letih dan mudah tersinggung satu sama lain. Jadilah, beberapa kali kami bertengkar minggu ini.

Piring Antik

Seorang kolektor seni terkenal berjalan melalui kota ketika ia melihat seekor kucing menjilati susu dari sebuah piring di pintu toko. Dia meihat bahwa piring ini sangat tua dan berharga. Berpikir cepat untuk bisa memperoleh piring itu, ia berjalan santai ke toko dan menawarkan untuk membeli kucing itu seharga dua puluh ribu.

Pemilik toko itu menjawab, "Maaf, tapi kucing itu tidak dijual."

"Begini," kolektor berkata, "Saya perlu kucing lapar di sekitar rumah untuk menangkap tikus. Saya akan bayar dua ratus ribu untuk kucing itu."

"Terjual!" Pemilik toko itu berkata, dan menyerahkan kucing.

Kolektor itu melanjutkan, "Hei, untuk dua ratus ribu rupiah, saya ingin tahu apakah Anda bisa memberikan piring bekas itu kepada saya. Piring yang digunakan kucing itu tadi akan meringankan saya daripada harus membeli piring baru untuk kucing ini..."

"Maaf Kawan," pemilik toko itu berkata, "tapi itu piring keberuntungan saya. Dalam minggu ini saya sudah menjual enam puluh delapan ekor kucing!"